panel header
MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
04 September 2010 | 07:52 wib
Iseng, Seorang Bocah Tertembak di Rumdin Gubernur Jabar
image

Bandung, CyberNews. Seorang bocah kritis setelah tertembak di rumah Dinas (Rumdin) Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Jalan Otista, Bandung. Insiden meletusnya senapan angin tersebut terjadi saat bocah-bocah itu bermain di kamar salah satu anak Gubernur lainnya. Namun hingga kini, kronologi sebenarnya belum diketahui secara rinci.

Korban diketahui berinisial RA, sementara yang menembak berinisial RZ. Keduanya bocah pria berusia 11 tahun. Insiden ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB. Korban langsung dibawa ke rumah sakit Borromeus. "Korban dan yang menembak usianya sekitar 11 tahun. Keduanya memang teman sebaya anaknya Gubernur," jelas salah seorang warga setempat.

Diduga para bocah tersebut tidak menyadari kalau senapan angin masih terisi pelor. RZ yang memegang senjata, sepertinya bermaksud bermain-main atau iseng sambil mengarahkan pada RA. "Anak-anak itu diketahui mengambil senapan angin dari lemari anaknya gubernur," terang sumber lainnya yang berasal dari lingkungan Pemprov Jabar.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Gedung Pakuan atau Rumdin Gubernur terkait peristiwa ini. Pihak Polrestabes Bandung membenarkan adanya insiden itu dan masih melakukan penyelidikan. "Iya, katanya informasinya seperti itu (ada yang tertembak - red)," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Jaya Subriyanto.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari saksi mata dalam peristiwa tersebut. Jaya mengaku belum ada keterangan dari pihak Pakuan. "Kita masih cari informasi dan saksi. Karena dari dalam (Gedung Pakuan - red) juga belum ada komentar," katanya.

( dtc / CN27 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
04 Februari 2012 | 11:27 wib
Dibaca: 30
04 Februari 2012 | 11:12 wib
Dibaca: 47
04 Februari 2012 | 10:58 wib
Dibaca: 37
04 Februari 2012 | 10:44 wib
Dibaca: 15
04 Februari 2012 | 10:31 wib
Dibaca: 18
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER