
Kebumen, CyberNews. Entah setan apa yang merasuki pikiran Rademi (40) sehingga tega hendak membunuh anak kandungnya yang masih balita. Warga RT 1 RW 1 Dusun Patalan, Desa Ambalkliwonan, Kecamatan Ambal, Kebumen itu telah menusuk anaknya bernama Fatur Galih Ramadhan yang masih berumur satu tahun, Kamis (2/9) sekitar pukul 23.30 WIB.
Korban yang selamat, hingga Jumat (3/9) siang masih dirawat di Bangsal Teratai RSUD Kebumen. Balita tak berdosa itu menderita luka tusukan selebar 4-5 cm dengan usus memburai. Sedangkan pelaku diamankan di Mapolres Kebumen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dugaan sementara, pelaku stres akibat didera himpitan ekonomi keluarga menjelang Lebaran.
Informasi yang dihimpun Suara Merdeka CyberNews, sebelum kejadian Rademi bersama Galih tidur di kamar. Sedangkan Turyono (27) suaminya tidur di depan televisi. Mendengar anaknya menangis keras, Turyono terbangun kemudian menengok ke kamar. Betapa terkejutnya, dia melihat anaknya bersimbah darah dan istrinya masih memegang sebilah pisau yang hendak ditikamkan ke tubuhnya. Turyono berusaha merebut pisau dari istrinya.
Sementara itu dalam pengakuannya, Rademi dia nekat ingin bunuh diri bersama anaknya karena sudah tidak tahan dengan kehidupan keluarganya yang terlalu banyak menangggung hutang. Apalagi menjelang Lebaran ini, jangankan membeli kebutuhan, untuk membayar hutang pun mereka tidak sanggup. Dia mengaku masih memiliki hutang Rp 500 ribu di toko dan memiliki juga tanggungan hutang Rp 3.000 tukang sayur dan warung tetangga. "Sekarang ini suami saya tidak bekerja. Sedangkan pengasilan hanya dari membuat emping. Saya sudah tidak tahan mendengar suara-suara tetangga yang tidak enak," ujar Rademi sembari menangis di hadapan Kapolres Kebumen AKBP Andi Setiyono SIK SH MH.
( Supriyanto / CN14 )