panel header
NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 September 2010 | 21:34 wib
Kasus Pelecehan Anggota Pakibra DKI
KPAI Minta Gubernur DKI Minta Maaf

Jakarta, CyberNews. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai pelecehan seksual terhadap anggota Paskibra DKI 2010 dari perspektif perlindungan anak adalah sebuah tindakan kekerasan, tindak pidana serta tindakan yang telah mendegradasi harkat dan martabat manusia khususnya anak Indonesia.

"Oleh karenanya KPAI sangat menyesalkan dan mengecam kejadian tersebut. Kami juga minta pertanggungjawaban Pemda DKI untuk menyelesaikan kasus ini dan minta Gubernur DKI dan jajaran terkait meminta maaf secara terbuka kepada korban dan orang tua korban,'' kata Ketua KPAI Hadi Supeno saat menerima tiga orang tua korban pelecehan seksual di Kantor KPAI sore tadi.

Selain itu KPAI meminta agar Polri mengusut tuntas kasus tersebut dengan mengacu UU Perlindungan Anak khususnya Pasal 80 dan Pasal 82, jangan dengan Pasal 335 KUHP. ''Apa artinya ada UU Perlindungan Anak. Pelecehan ini jelas merugikan anak anak terbaik kita yang tergabung dalam Paskibra. Pasal 335 berpotensi untuk dinegosiasikan,'' kata Hadi.

Hadi mengaku akan mengajak Kompolnas untuk ikut mensupervisi kasus tersebut.

KPAI juga menghimbau masyarakat luas agar lebih mengawasi anak-anak yang ikut ekstra kurikuler, dengan belajar dari kasus ini. Orang tua korban Ny Laureen Djunaedi mengaku melapor ke KPAI karena kecewa dengan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI yang tidak juga melaporkan kasus ini ke Polisi, bahkan ada upaya untuk menyimpan kasus ini.

''Bahkan ada upaya mereka untuk menekan orang tua korban agar tidak membesar-besarkan kasus ini. Kami tidak dapat terima perlakuan ini, makanya kami lapor ke Polisi dan KPAI,'' katanya.

( Hartono Harimurti / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 196
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 218
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 159
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 247
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 148
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER