panel header
KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 September 2010 | 17:02 wib
Undip Tolak Mahasiswa Malaysia

Semarang, CyberNews. Krisis hubungan antara RI-Malaysia saat ini, disikapi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dengan menolak menerima mahasiswa dari Negara Jiran tersebut pada tahun ajaran 2010/2011.

Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Undip Sukinta SH MHum mengatakan, sebenarnya ini merupakan kebijakan Rektor Undip Prof Dr Susilo Wibowo MS Med SpAnd pada tahun ajaran lalu. "Namun karena hingga saat ini hubungan Indonesia-Malaysia terus meruncing, pihak kami terus serukan dan laksanakan kebijakan tersebut," ujarnya.

"Secara normatif perguruan tinggi di Indonesia memperbolehkan menerima mahasiswa asing, namun Undip memilih tidak menerima mahasiswa Malaysia, meskipun itu didanai dari beasiswa pendidikan Indonesia," lanjutnya.

Dikatakannya, sikap rektor saat tahun ajaran baru 2009/2010 lalu bukanlah pernyataan yang emosional, namun pihaknya melakukan atas dasar wujud nyata dalam mengekspresikan rasa nasionalisme.

Hingga saat ini, kata Sukinta, mungkin masih ada satu atau dua mahasiswa yang masih menempuh ilmu di Fakultas Kedokteran Undip, namun namun untuk tahun ini sudah tidak ada lagi mahasiswa baru dari Malaysia. "Kalau mahasiswa Malaysia yang sudah masuk sebelum tahun ini memang masih ada, dan mereka tetap diberi kesempatan untuk menyelesaikannya," ungkapnya.

Undip mendesak agar pemerintah Indonesia menerapkan diplomasi yang lebih tegas dalam mensikapi klaim budaya, pelecehan para TKW, dan masalah yang mengusik negara Indonesia lainnya.

Sukinta menambahkan, dari fakta tersebut membuat hubungan kedua negara tidak nyaman terhadap kedaulatan, bahkan banyak dosen yang ditarik kesana sehingga membuat negera Indonesia rugi.

( Anggun Puspita / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
04 Februari 2012 | 12:06 wib
Dibaca: 5
image
04 Februari 2012 | 11:43 wib
Dibaca: 20
04 Februari 2012 | 11:27 wib
Dibaca: 62
04 Februari 2012 | 11:12 wib
Dibaca: 82
04 Februari 2012 | 10:58 wib
Dibaca: 37
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER