
Banyumas, CyberNews. Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinakan) Kabupaten Banyumas menemukan daging sapi yang mulai membusuk dijual di Pasar Ajibarang, Rabu (1/9).
Daging tersebut terlihat pucat dan berwarna kebiru-biruan, tingkat keasamannya atau PH-nya dibawah standar dan baunya membusuk. "PH normal daging sapi layak konsumsi mencapai enam sampai tujuh, tapi ini PH-nya hanya 5,2. Ini jauh dari standar," kata Kabid Kesehatan Peternakan dan Perikanan Dinakan Sentot Eko, disela-sela sidak di Pasar Ajibarang.
Menurut dia, daging itu sudah tidak layak dikonsumsi karena kondisi fisiknya sudah rusak dan busuk. "Daging itu hanya bisa digunakan untuk makanan olahan, seperti sosis, empal dan bakso," ujarnya.
Petugas tidak menyita daging busuk tersebut. Petugas hanya memberikan teguran dan pembinaan kepada pedagang. Petugas juga menghimbau agar pedagang tidak menjual daging sapi gelonggongan dan ayam suntikan.
Sementara, pada pemantauan daging ayam tidak ditemukan daging ayam suntikan. Begitu pula di Pasar Ikan, petugas tidak menemukan ikan yang sakit.
"Daging ayam dan ikan tawar kondisinya sehat. Temuan daging yang tidak layak konsumsi hanya daging sapi," jelas Sentot Eko.
Dia mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan pengawasan terhadap penjualan daging sapi dan ayam dibeberapa pasar induk di Banyumas. Hal tersebut sebagai upaya mencegah peredaran daging sapi glonggongan dan ayam tidak sehat.
( Puji Purwanto / CN16 )