panel header
KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 September 2010 | 18:02 wib
Hati-hati! Makanan Campur Pewarna Pakaian Beredar di Pasaran
image

Purworejo, CyberNews. Makanan berupa kue dan kerupuk yang dibuat dengan bahan pewarna pakaian diduga beredar luas pasaran menjelang lebaran ini. Masyarakat diimbau untuk waspada karena bahan pewarna pakaian bisa membahayakan kesehatan.

Imbauan itu disampaikan tim pengawasan obat dan makanan di sela-sela melakukan pemariksaan bahan pangan menjelang lebaran di sejumlah pasar tradisional pelosok desa, Rabu (1/9). "Lebaran seperti ini kan permintaan makanan meningkat. Momentum ini sering dimanfaatkan orang untuk meraup keuntungan, bahkan dengan cara-cara yang membahayakan keselamatan," ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes dr Darus.

Dalam pemeriksaan di pasar tradisional Kalijambe Kecamatan Bener, tim mendapatkan dua jenis makanan yang dicurigai dibuat dari bahan pewarna pakaian. Yaitu berupa kerupuk dan kue yang memiliki warna sangat mencolok. Untuk jenis kerupuk warnanya oranye, sedangkan kue warnanya merah mudah dan hijau muda. Penjual kedua makanan tersebut mengaku tidak mengetahui persis bahan pembuatannya karena hanya disetori dari para sales.

Kasi Farmasi Makanan Minuman dan Perbekalan Kesehatan Drs Triyanto Apt MKes menduga banyak makanan yang dipasarkan menjelang lebaran ini terbuat pewarna pakaian. "Terutama mungkin di pedesaan yang selama ini tidak terpantau," katanya.

Dia mengatakan, temuan itu akan menjadi catatan khusus dan segera dilaporkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar ditindaklanjuti dengan pengambilan sampel untuk dilakukan penelitian. "Akan kami laporkan ke BPOM," katanya.

( Nur Kholiq / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
12 Februari 2012 | 07:56 wib
Dibaca: 12
12 Februari 2012 | 07:38 wib
Dibaca: 38
12 Februari 2012 | 07:22 wib
Dibaca: 35
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 236
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 300
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER