
Kajen, CyberNews. Panen padi kali ini cukup menguntungkan petani, karena harga gabah dan beras di pasaran cukup tinggi, melebihi harga pembelian pemerintah (HPP). Sebaliknya, hal itu mengakibatkan Bulog tidak dapat melakukan pengadaan gabah maupun beras pada musim panen kali ini.
Harga gabah kering panen (GKP) kualitas medium di pasaran saat ini mencapai Rp 2.950 per kilogram dan harga beras mencapai Rp 5.800 per kilogram. Padahal, hpp GKP sesuai Inpres Nomor 7 Tahun 2009 Rp 2.640/ kg dan beras Rp 5.060/ kg.
Kepala Gudang Bulog Wiradesa, Tony Eka Riyanto, memperkirakan, baru bisa membeli gabah dan beras petani setelah harga di pasaran turun, tidak sampai melebihi HPP. "Kami berharap awal tahun 2011 kami bisa kembali melakukan pengadaan gabah
maupun beras," tutur dia, Selasa (31/8).
Tony menerangkan, meskipun tidak melakukan pengadaan gabah dan beras pada musim panen kali ini, stok beras Bulog di Gudang Wiradesa mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga Kabupaten dan Kota Pekalongan hingga akhir tahun 2010.
Disebutkan, cadangan beras yang ada di Gudang Wiradesa sekitar 45.000 ton. Kebutuhan raskin per bulan untuk dua daerah sebanyak 11.00 ton. Untuk menekan harga beras di pasaran, pemerintah juga sudah menginstruksikan pada Bulog untuk menyalurkan jatah raskin bulan September pada bulan Agustus.
( Siti Kholidah / CN26 )