panel header
RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 September 2010 | 07:15 wib
Lagi, Makanan Sudah Berjamur Masih Dijual

Batang, CyberNews. Tim terpadu pemantau makanan dan minuman Pemkab Batang kembali menemukan barang-barang kadaluarsa yang dijual kepada masyarakat.

Sidak ini sendiri digelar di tiga pasar besar sekaligus yakni Pasar Batang, Pasar Bandar dan Pasar Gringsing, Selasa (31/8) diikuti tim yang beranggotakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Polres Batang.

Di Pasar Batang, tim menegur penjual makanan kecil yang menjual minuman jelly kadaluarsa dalam jumlah banyak. Selain itu, ditemukan juga makanan kecil berupa kacang dalam kemasan yang sudah berjamur, namun tetap dipajang dan dijual pada masyarakat.

"Ini sudah jamuran, tolong jangan dijual,'' ujar Kasie Perlindungan Konsumen dan Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Suradal yang memimpin sidak.

Suradal meminta agar pedagang menarik makanan yang telah jamuran tersebut. Sebab, makanan tersebut sudah tidak layak jika dikonsumsi masyarakat. Selain itu, ia juga meminta agar minuman jelly yang telah kadaluarsa segera ditukar dengan yang baru sebab itu sangat membahayakan. Terutama pada anak-anak yang mengkonsumsi.

"Kita anjurkan jangan diterima kalau tidak dicantumkan masa kadaluarsa dan ijin dari Depkes," tegasnya.

Asih, penjual makanan dan minuman yang disidak mengatakan akan menukar barang-barang yang telah ditemukan kadaluarsa. Ia mengaku mendapat kiriman minuman jelly dari Pekalongan untuk dijual di Pasar Batang.

Selain di Pasar Batang, tim pemantau juga menemukan susu yang telah kadaluarsa di toko Alfamart di Pasar Gringsing. Jumlahnya antara 7-8 kaleng susu. Selain itu, di Pasar Gringsing dan Pasar Bandar juga ditemukan makanan kecil kemasan yang habis masa kadaluarasanya, namun tetap dijual.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Suharyanto menyatakan makanan kadaluarsa merupakan barang-barang sisa yang dijual kembali oleh pedagang. Ia memastikan itu tidak dijual langsung dari pabrik yang memproduksinya.  ''Pedagang punya barang sisa lalu dijual lagi. Kalau dari pabrik kemungkinan tidak ada,'' katanya. 

( Trisno Suhito / CN26 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 235
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 256
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 146
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 248
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 153
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER