
Jakarta, CyberNews. Kasus serempetan mobil antara alumni UI dan ITB yang berujung pada pemukulan kini terus berlanjut. Hal itu diawali dengan menyebarnya email curhatan dari Maya Febriany, istri Sigit Priyanggoro.
Sebelumnya, serempetan mobil terjadi pada Jumat (20/8) lalu antara karyawan Ericcson, Sigit Priyanggoro, alumnus Teknik Elektro ITB angkatan 2002 dengan karyawan Pertamina, Pipit Hendra Nurwinahyu, alumnus Teknik Mesin UI angkatan 2000 . Lantaran emosi Sigit menghantam Hendra. Kasus ini kemudian ditangani Polsek Jatiasih.
Soesilo, pengacar Hendra mengatakan pihaknya telah dihubungi istri Sigit, Maya, yang meminta berdamai. Selanjutnya mereka bertemu pada Minggu (29/8) kemarin.
"Namun kemudian terlanjur menyebar email yang sangat menyudutkan klien kami," kata Soesilo, Selasa (31/8).
Email curhatan Maya tersebut telah menyebar luas di berbagai milis alumni ITB dan UI juga milis profesional lain. Email itu dinilai menyudutkan Hendra, justru korban pemukulan Sigit.
"Kami merasa ada fitnah, kebohongan publik dan pencemaran nama baik Hendra. Kami juga tidak habis pikir, bawa-bawa nama alumni tujuannya apa? Memang alumni UI dan ITB tukang berantem?" ujar Soesilo.
Pihak Hendra kemudian meminta mediasi bertahap. Pihak Sigit melalui Maya diminta membuat email dengan tujuan milis-milis alumni. Emasil itu berisi ralat atas ucapan Maya dalam email sebelumnya, juga iklan koran dengan isi yang sama. Setelah itu barulah kedua pihak melakukan perdamaian.
Sementara itu, Sigit kini masih mendekam di tahanan Polsek Jatiasih.