
Tuban, CyberNews. Kecelakaan yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Tuban-Semarang Km 20, Desa Pereng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (28/8). Kecelakaan itu menyebabkan satu orang tewas dan dua orang terluka.
Selain itu kecelakaan juga menyebabkan para korban terjepit balok besi baja yang jatuh dari truk trailer dan harus dibawa ke RSUD Dr Koesma Tuban untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Kepolisian Resor Tuban Ajun Komisaris Besar Nyoman Lastika menuturkan, kecelakaan berawal saat truk trailer bernomor polisi H-1753-BS bermuatan balok besi baja yang dikemudikan Yusi dari arah Semarang mendahului truk lain di jalur yang menyempit.
Tiba-tiba dari arah berlawanan, ada truk Varia Usaha bernopol S-9340-UE mengangkut trash (bahan baku semen) yang dikemudian Yanto. "Jarak dua kendaraan sangat dekat sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan terjadilah tabrakan," tuturnya.
Butuh waktu satu jam untuk mengevakuasi sopir truk pengangkut bahan baku semen, Yanto, warga Gresik dan kernet Agus Abdul Khamid, warga Dapur, Lamongan. Pasalnya, Keduanya berada di kolong besi baja yang jatuh. Polisi pun mendatangkan alat berat dan tukang las untuk menyingkirkan bodi truk yang ringsek.
Keduanya selamat, tetapi mengalami luka berat akibat tertimpa besi baja. Sementara itu, proses evakuasi sopir truk bermuatan baja, Yusi (32), warga Tuban, memakan waktu empat jam lebih karena ia terjepit badan truk yang ringsek tertimpa besi baja.
Kecelakaan itu menyebabkan jalur Tuban-Semarang macet total hingga belasan kilometer selama empat jam lebih dan baru normal sekitar pukul 13.00. Arus lalu lintas dari Semarang dan Lamongan sempat dialihkan melalui Kecamatan Bulu ke arah Bojonegoro.
( KCM / CN26 )