
Semarang,CyberNews. Kawanan perampok membongkar brangkas mesin ATM di beberapa provinsi tak berkutik dibekuk petugas Resmob Polda Jateng. Lima pelaku diamankan berikut barang buktinya. Dalam melakukan aksinya, kawanan ini dipersenjatai dengan senjata api rakitan, senjata tajam celurit, palu, gergaji besi, dan godam.
Mereka tak segan-segan mencederai korban jika aksinya dihalang-halangi. Kawanan tersebut malang melintang di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta.
Mereka kerap disebut kelompok Lampung, yakni Heriyanto (44) warga Desa 20 Ilir IV Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Ridho Irawan (43) warga Desa 9-10 Ulu Seberang Ulu, Lampung, Hadi Suharjo (44) warga Jalan Taruna RT 12 RW 3 Pulogadung, Jakarta Timur, Suwarjo (41) warga Desa Blambangan RT 2 RW 1 Bawang, Banjarnegara, dan Jul (47) warga Dusun Kutruk Ranca Kampung Bumi Jambek, Tangerang.
Kelimanya ditangkap petugas dalam sebuah penggerebekan di daerah Lampung dipimpin Direskrim Polda Jateng Kombes Pol Didit Wijanardi, didampingi Katim 2 AKP Didik Sugeng dan Panit Iptu Hendrik.
Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang saat gelar kasus di Mapolda, Jumat (27/8), mengatakan, kawanan ini sedikitnya beraksi di 22 lokasi. Diantaranya di Jateng sembilan kali, Yogyakarta enam kali, Jabar tiga, Lampung, Serang, dan Kudus, masing-masing sekali.
Dalam aksinya kawanan ini memprioritaskan merampok kantor BRI. Sebab kawanan ini memilih sasaran kantor bank di daerah pelosok dan BRI ada di setiap kecamatan.
"Selama beraksi mereka mengantongi uang Rp 1 Miliar lebih. Modus operasinya yakni dengan mencongkel dan merusak pintuk, menyekap dan mengikat korban serta melakban mulut dan mata, mengancam penjaga malam dengan senjata api dan senjata tajam. Kemudian mereka membongkar dan merusak brangkas untuk mengambil uangnya," kata Kapolda.
Kawanan yang dipimpin Heriyanto ini beraksi sejak Februari hingga Juli 2010. Sasaran lokasi dipilih secara acak dan dilakukan pada dini hari. Mereka masuk dengan melompat pagar dan merusak gembok pintu menggunakan linggis. Begitu masuk langsung melumpuhkan penjaga malam dengan senpi dan senjata tajam.
Brangkas mesin ATM dibongkar dengan gergaji besi, gerindra listrik, dan palu godam. Mobilitas mereka cukup tinggi. Tak sampai sebulan bisa beraksi di beberapa daerah.
Petugas melakukan penyelidikan intensif dan mengendus keberadaan mereka di Sukoharjo. Para pelaku dibuntuti hingga kemudian disergap di Lampung dan Tangerang. Polisi menyita dua pucuk senjata revolver rakitan dengan 11 amunisi, 6 buah ponsel, gerenda, linggis, clurit, palu, godam dan lainnya.
( Fahmi Z Mardizansyah / CN26 )