panel header
NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
26 Agustus 2010 | 21:52 wib
Daging Busuk Ditemukan di Pasar Temon
image

Kulonprogo, CyberNews. Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kulonprogo menemukan 3 kg daging busuk dalam operasi pengawasan (razia) di pasar tradisional, Kamis (26/8). Sebagian daging tak layak konsumsi itu disita dan dimusnahkan.

Daging itu kedapatan dijual oleh dua orang pedagang saat dilakukan razia di Pasar Temon. Masing-masing menjual 1 kg dan 2 kg daging sapi dalam kondisi busuk. Kabid Kesehatan Hewan DKPP Endang Purwaningrum mengatakan, pihaknya langsung menyita daging yang bisa membahayakan kesehatan tersebut. “Kami menyita 1 kg sedangkan pedagang satunya yang memiliki 2 kg daging tidak membolehkan dagingnya kami ambil dengan alasan akan digodog sendiri. Tapi pedagang itu tetap kami pantau, agar daging itu tidak dijual lagi,” kata Endang.

Pedagang yang menjual daging tak layak konsumsi itu diberikan peringatan atas pelanggaran yang dilakukannya. Dikatakan Endang, sesuai mekanisme pelanggaran akan diberi surat peringatan hingga tiga kali. Jika kedepan masih melakukan pelanggaran lagi maka akan diproses secara hukum.

Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DKKP, Rinanti Candra Rukmi menambahkan, pengawasan peredaran daging merupakan kegiatan yang rutin dilakukan. Namun pada bulan Ramadan dan menjelang lebaran pengawasan memang lebih diintensifkan. Pihaknya melakukan penambahan 15 kali operasi pengawasan selama Ramadan.

Endang menyebut, sasaran operasi pengawasan daging selama Ramadan meliputi seluruh pasar di Kulonprogo sebanyak 46 pasar yang tersebar di 12 kecamatan. Menurutnya, titik-titik rawan adanya peredaran daging tidak layak konsumsi terutama di wilayah utara seperti Kecamatan Kalibawang dan Nanggulan.

( Panuju Triangga / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
12 Februari 2012 | 09:33 wib
Dibaca: 20
12 Februari 2012 | 09:23 wib
Dibaca: 50
12 Februari 2012 | 09:10 wib
Dibaca: 103
12 Februari 2012 | 08:57 wib
Dibaca: 122
12 Februari 2012 | 08:44 wib
Dibaca: 146
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER