
Wonosobo, CyberNews. Jalur lalu lintas utama Wonosobo-Purworejo, diprediksi akan mengalami kemacetan pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2010. Ini disebabkan pembangunan jembatan Sikoang di Jalan Purworejo KM 2, Kecamatan Sapuran, belum rampung hingga sekarang.
Akibat pembangunan jembatan, arus lalu lintas di jalan yang juga menjadi jalur alternatif menuju Magelang dan Yogyakarta, saat ini menggunakan sistem buka tutup. Masyarakat setempat harus stand by di kedua ujung jalan, mengatur lalu lintas secara bergantian karena hanya separo badan jembatan yang masih bisa dilewati.
Untuk melintasi jalan, pengemudi juga harus berjalan pelan-pelan. Pasalnya, selain kondisi jalan bergelombang, di sekitar area pembangunan juga banyak tumpukan material. Tak jauh dari lokasi pembangunan, juga terdapat bekas longsoran bahu jalan, yang bisa membahayakan jika pengguna jalan tidak hati-hati.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo) Gatot Hermawan mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan parah di jalur tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi Bina Marga Provinsi Jateng untuk mengatur lalu lintas.
"Mungkin masih pakai sistem buka tutup. Tapi kami koordinasikan lagi teknisnya nanti seperti apa. Yang jelas, pengaturan akan dilakukan H-7 hingga H+7 Lebaran, yang merupakan puncak arus mudik dan arus balik," katanya.
Selain itu, juga akan dipasang sejumlah rambu-rambu dan lampu untuk penerangan jalan. Sebab jika malam hari, kondisi di sekitar lokasi pembangunan jembatan gelap.
Menurutnya, jalur Wonosobo-Purworejo saat ini banyak digunakan masyarakat yang akan menuju ke Magelang dan Yogyakarta, dengan lewat jalur alternatif Slentho. Jalur alternatit itu banyak digunakan, selain menyingkat waktu menuju ke Magelang dan Yogyakarta dari arah barat, juga untuk menghindari kemacetan di jalur utama Wonosobo-Magelang.
( Irfan Salafudin / CN26 )