
Banjarmasin, CyberNews. Kapal Motor (KM) Cahaya Mare, yang mengangkut barang dan berbagai macam barang kelontongan dari Surabaya tujuan Banjarmasin tenggelam di perairan Bawean Laut Jawa.
Kapal berangkat dari Surabaya pada Kamis (12/8) juga mengangkut pupuk milik PT Guautama Sinar Batuah Banjarmasin sebanyak 300 ton. Sementara, beberapa jenis barang kelontongan, beratnya tidak kurang dari 200 ton.
Agen Pelra PT Muda Setia H Bandu Daeng Manase mengatakan, seharusnya kapal tiba di Banjarmasin pada Minggu (15/8). Namun, ditunggu hingga beberapa hari, kapal tersebut tak kunjung tiba di Pelabuhan Banjarmasin.
Sementara, pelaksana Lapangan PT Muda Setia, Saipul Akhmadi menuturkan, pihaknya baru dengar kabar pada Jumat (20/8) kapal tenggelam di perairan Bawean. Menurut inforamsi, kata Saipul, seluruh anak buah kapal (ABK) selamat setelah terkatung-katung di tengah laut.
"Seluruh ABK berhasil diselamatkan nelayan yang memang banyak mencari ikan di daerah tersebut. Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi pasti berapa jumlah ABK tersebut, namun seluruhnya selamat dan kini telah kembali ke Surabaya," katanya.
Diperkiraka, kerugian yang diakibatkan tenggelamnya kapal tersebut mencapai miliaran rupiah, karena barang-barang yang diangkut merupakan barang kebutuhan untuk kelas menengah ke atas. Sementara, penyebab tenggelamnya kapal belum diketahui secara pasti. Dugaan awal, kapal dengan kapasitas 500 ton tersebut mengalamui kebocoran sehingga tenggelam.
Selain itu, dalam beberapa pekan terakhir gelombang laut cukup ekstrem, kadang gelombang datang dengan tiba-tiba sehingga membuat nahkoda sulit mengendalikan kapal.
( Ant / CN26 )