
Kebumen, CyberNews. Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, satu dari tiga nelayan asal Kabupaten Cilacap yang hilang di perairan Kebumen akhirnya ditemukan. Jasad yang ditemukan oleh warga tersebut diduga bernama Wahidin (30), juru mudi kapal Rejeki Jaya yang terdampar di Kecamatan Mirit, Kebumen.
Jasad Wahidin ditemukan oleh seorang pemancing di Pantai Ambal, Kebumen, Minggu (15/8) sore. Jasad tanpa identitas tersebut memiliki tanda sebuah tato di punggung dan saat ditemukan korban mengenakan kaos hitam lengan panjang, memakai peci hitam pelet hijau.
Pemancing asal Yogyakarta itu kemudian melaporkan penemuan jenazah tersebut ke Mapolsek Ambal. Setelah dievakuasi, jenazah tersebut dibawa ke RSUD Kebumen untuk diotopsi. Kapolsek Ambal AKP Hudi Mulyono menjelaskan, kepastian apakah jenazah yang ditemukan merupakan satu dari awak kapal yang tenggelam itu masih menunggu identifikasi dari pihak keluarga, mengingat saat ditemukan tidak ditemukan identitas apapun. “Bagi keluarga agar datang ke RSUD Kebumen untuk memastikan apakah benar jenazah tersebut merupakan salah satu nelayan yang hilang,” ujar AKP Hudi Mulyono kepada Suara Merdeka CyberNews.
Seperti diberitakan sebelumnya, kapal Rejeki Jaya yang ditumpangi oleh lima nelayan asal Cilacap pecah menjadi dua bagian setelah dihantam gelombang besar di perairan Kebumen, Jumat (13/8) dini hari. Dua nelayan selamat sedangkan tiga lainnya hilang.
Dua nelayan yang selamat bernama Teguh Santoso (40) dan Wagiman (37) warga Jalan Nusa Indah Cilacap. Mereka berhasil bertahan hingga terdampar di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen. Sedangkan tiga korban lainnya yakni Wahidin (30) juru mudi perahu, Ari alias Sijek (34) dan Andri (17), ketiganya warga Desa Sidakaya, Cilacap Selatan.
( Supriyanto / CN14 )