panel header
KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Agustus 2010 | 20:03 wib
-Asli Buatan PT Ragatex Pekalongan
Sarung ''Ranjang Gajah'' Tembus Timor Leste
image

Pekalongan, CyberNews. Ceruk pasar sarung dari Jateng ke luar negeri, kini tak hanya ramai di Afrika, Timur Tengah dan Eropa. Tapi sampai negara tetangga paling dekat, Timor Leste yang dulu bernama Timor Timur.

Di negara itu, aneka pasar sarung diisi produk merek ''Ranjang Gajah'' yang diproduksi pabrik tekstil PT Ragatex, yang berlokasi di Jl Simbang Wetan, Kabupaten Pekalongan. "Sebenarnya pasar potensial kami ada di Jateng, Jabar dan Ujung Pandang. Tapi dalam dua tahun terakhir, kami juga mampu menembus Timor Leste," terang General Manager PT Ragatex, Syakib Sungkar (52).

Produk sarung palekat berbahan tetra rayon kualitas tinggi itu, dipasarkan dengan 10 motif yang mengedepankan nuansa tradisional Jawa Tengah, khususnya Pekalongan. Antara lain, motif atau corak ''Kelir'' dan ''Donggala''. "Motif atau corak ini paling digemari warga negara Timor Leste. Karena pas dipadukan dengan pakaian tradisional negaranya," ucap dia.

Terobosan Pasar
Dia mengungkapkan, pemasaran ke luar negeri dilakukan sebagai upaya terobosan pasar yang dilakukan melalui kajian dan survei cukup lama. Setelah dirasakan, peluang pasarnya cukup bagus, pabriknya baru melakukan ekspor dalam jumlah terbatas.

Pada bulan pertama, ekspornya hanya dikhususkan untuk kalangan tertentu. Namun dalam lima bulan terakhir, sudah cukup digemari masyarakat. Apalagi sering digunakan dalam pertemuan-pertemuan penting dan kegiatan adat.

Syakib Sungkar mengungkapkan, sarungnya digemari bukan sebatas motif dan kualitasnya yang terus terjaga. Namun dari sisi daya beli masyarakat sangat terjangkau. Apalagi hanya ditawarkan seharga Rp 35.000/potong.

Dengan langkah terobosan pasar itu, omzet pabriknya terus dapat terjaga. Karyawannya sebanyak lebih dari 100 orang juga tetap bekerja dengan tenang.

Saat bulan puasa seperti sekarang, permintaan sarung untuk Jateng, Jabar dan Ujung Pandang juga meningkat. Karena itulah, dia kini terus menggenjot produksinya. "Untuk kebutuhan selama menjelang dan saat bulan puasa sudah dapat kami penuhi. Kami hanya menambah produksinya untuk persiapan lebaran," ucap dia.

( Riyono Toepra / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 217
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 244
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 144
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 253
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 148
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER