
Bandung, CyberNews. Jenazah korban jatuhnya pesawat jenis trike, Muhammad Panji, dimakamkan di kampung halaman di Munggang Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/9). Panji meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil.
Pemakaman tersebut dihadiri sejumlah anggota Pasukan Khas TNI Angkatan Udara dan sesama anggota Federasi Aerosport Jawa Barat. Istri Panji, Wini Wulandini, tak kuasa menyembunyikan kesedihan. Dia tidak dapat menahan air matanya saat jasad Sang suami dimasukkan ke liang lahat.
Sejak dinyatakan jatuh, tim penyelamat tidak berhasil menemukan jejak pesawat. Baru pada Minggu (8/8) sore, seorang petugas Perhutani yang sedang menyisir hutan menemukan mayat kedua korban. Petugas menyatakan kondisi mayat Panji dan Noto mengenaskan
Pesawat trike jatuh di Pegunungan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, 4 Juli 2010 lalu. Pesawat dikendarai Panji dan rekannya yang juga tewas, Noto Cipto. Jenazah Noto Cipto rencananya dimakamkan hari ini di Tempat Pemakaman Umum Sinaraga, Bandung, Jawa Barat.
( metrotvnews / CN27 )