
Solo, CyberNews. Indonesian Corruption Watch (ICW) akan membuat film bertema korupsi. Sineas papan atas Garin Nugroho sudah menyatakan kesediaan akan menggarap film tersebut dalam waktu dekat.
"Kami akan bekerja sama dengan KPK atau lembaga lain untuk membikin film itu, sebagai salah satu media sosialisasi pemberantasan korupsi pada masyarakat," kata Febri Diansyah, Koordinator ICW, Sabtu (7/8).
Berbicara di depan mahasiswa UNS, dia mengatakan segala macam media akan digunakan agar gerakan antikorupsi terus bergema di masyarakat. Mulai dari aksi demo, teatrikal, buku, pendidikan formal di sekolah, dan lainnya.
Semakin banyak media dipakai, diharapkan semakin tumbuh subur gerakan antikorupsi di masyarakat. Dengan begitu suatu saat masyarakat akan betul-betul bisa bersikap tegas pada tindakan korupsi, termasuk para koruptor atau eks terpidana korupsi.
"Bayangkan, Nurdin Halid yang bekas terpidana korupsi masih mendapatkan tempat memimpin PSSI. Bahkan didukung terus oleh banyak pihak. Begitu pula beberapa mantan terpidana ada yang terpilih menjadi kepala daerah," kata dia.
Menurutnya, sikap itu sebenarnya sangat mengecewakan, karena dengan sikap itu, masyarakat menjadi seperti sudah mengampuni, bahkan menganggap tindakan tersebut hanya sesaat saja.
"Masyarakat kita mudah melupakan dan terlalu permisif. Padahal kejahatan korupsi adalah kejahatan humanistik yang akan merugikan sampai anak turun kita," tegasnya.
( Joko Dwi Hastanto / CN16 )