
Brebes, CyberNews. Puluhan hektare tanaman bawang merah di Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, rusak. Itu terjadi menyusul kondisi cuaca akhir-akhir ini yang tidak menentu, sehingga membuat tanaman mudah terserang berbagai hama. Keadaan tersebut menyebabkan petani rugi karena hasil panennya turun tajam.
Surip Tarjuki (35), petani Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes menuturkan, hampir separoh lebih tanaman bawang di wilayahnya yang siap panen rusak. Daun tanaman mendadak menguning dan tak berselang lama mati. Sementara, biji bawang tidak bisa besar. Hal itu membuat tonase hasil panen turun. "Berbagai hama menyerang tanaman kami, seperti gerandong dan otomatis. Jumlah luasan tanaman yang terserang mencapai 25 ha. Ini akibat pengaruh cuaca yang tidak menentu," katanya, Jumat (30/7).
"Kondisi cuaca yang tak menentu ini membuat kami salah memprediksi musim tanam. Bila cuaca normal, saat ini seharusnya menjadi waktu paling baik untuk tanam bawang karena angin kumbang mulai turun. Namun, kenyataanya tanaman kami rusak," jelasnya.
Akibat rusaknya tanaman itu, lanjut dia, hasil panen petani merosot. Padahal, biaya tanam yang sudah dikeluarkan petani tinggi.
( Bayu Setiawan / CN14 )