
Klaten, CyberNews. Truk pengangkut pasir K-1327-MC, Jumat (30/7) siang terguling di sungai sebelah utara Mapolres Klaten di Jl Lingkar Selatan, Klaten Utara. Truk terguling saat sang sopir M Afif (30) warga Desa Kedung, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara sedang asyik menikmati makan siang.
Menurut Afif, mulanya dia baru saja mengambil pasir dari lereng Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang pukul 13.30. Setelah melintasi depan Mapolres Klaten dia tiba-tiba merasa lapar. Sebab perut sudah keroncongan, dia berhenti di depan warung hik di pinggir jalan raya. Beberapa rekannya di atas bak juga ikut turun untuk makan. ''Saat saya makan, tiba-tiba badan truk miring pelan-pelan dan ambruk,'' katanya.
Melihat truk semakin lama semakin miring ke arah sungai, dia mendekat tetapi tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, truk sarat dengan muatan pasir sehingga tidak mungkin bisa menahan. Truk terguling di sungai dan seluruh muatan tumpah. Dia menduga talud jalan tidak kuat menahan beban truk sehingga ambruk.
Talud jalan ambrol berantakan sementara truk tak bisa dievakuasi. Untuk mengangkat truk nahas itu, mobil derek terpaksa didatangkan ke lokasi. Setelah setengah jam truk berhasil dievakuasi setelah muatannya diturunkan di lokasi.
Baudin, salah seorang warga sekitar mengatakan kejadian truk terguling di sungai sedalam 1,5 meter itu bukan kali pertama. ''Seingat saya sudah ada tiga yang tercebur ke sungai yang sama,''ungkapnya. Menurutnya lokasi memang selama ini rawan kecelakaan.
Selain di dekat simpang empat yang ramai, di lokasi sering parkir truk sarat muatan. Akibatnya talud yang dibangun tidak kuat jika terus menerus dibebani. Di lokasi menurutnya minim tanda peringatan sehingga beberapa kali terjadi truk masuk sungai.
( Achmad Hussein / CN12 )