panel header
AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
30 Juli 2010 | 18:57 wib
Ditinggal Makan, Truk Masuk Sungai
image

Klaten, CyberNews. Truk pengangkut pasir K-1327-MC, Jumat (30/7) siang terguling di sungai sebelah utara Mapolres Klaten di Jl Lingkar Selatan, Klaten Utara. Truk terguling saat sang sopir M Afif (30) warga Desa Kedung, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara sedang asyik menikmati makan siang.

Menurut Afif, mulanya dia baru saja mengambil pasir dari lereng Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang pukul 13.30. Setelah melintasi depan Mapolres Klaten dia tiba-tiba merasa lapar. Sebab perut sudah keroncongan, dia berhenti di depan warung hik di pinggir jalan raya. Beberapa rekannya di atas bak juga ikut turun untuk makan. ''Saat saya makan, tiba-tiba badan truk miring pelan-pelan dan ambruk,'' katanya.

Melihat truk semakin lama semakin miring ke arah sungai, dia mendekat tetapi tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, truk sarat dengan muatan pasir sehingga tidak mungkin bisa menahan. Truk terguling di sungai dan seluruh muatan tumpah. Dia menduga talud jalan tidak kuat menahan beban truk sehingga ambruk.

Talud jalan ambrol berantakan sementara truk tak bisa dievakuasi. Untuk mengangkat truk nahas itu, mobil derek terpaksa didatangkan ke lokasi. Setelah setengah jam truk berhasil dievakuasi setelah muatannya diturunkan di lokasi.

Baudin, salah seorang warga sekitar mengatakan kejadian truk terguling di sungai sedalam 1,5 meter itu bukan kali pertama. ''Seingat saya sudah ada tiga yang tercebur ke sungai yang sama,''ungkapnya. Menurutnya lokasi memang selama ini rawan kecelakaan.

Selain di dekat simpang empat yang ramai, di lokasi sering parkir truk sarat muatan. Akibatnya talud yang dibangun tidak kuat jika terus menerus dibebani. Di lokasi menurutnya minim tanda peringatan sehingga beberapa kali terjadi truk masuk sungai.

( Achmad Hussein / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
07 Februari 2012 | 15:50 wib
Dibaca: 2
07 Februari 2012 | 15:40 wib
Dibaca: 7
07 Februari 2012 | 15:30 wib
Dibaca: 43
07 Februari 2012 | 15:20 wib
Tingkatkan Daya Saing
Desain Batik Kudus Dipatenkan
Dibaca: 48
image
07 Februari 2012 | 15:10 wib
Dibaca: 46
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER