
Pariaman, CyberNews. Akibat hujan lebat dan disertai angin kencang yang melanda Pariaman, Sumatera Barat, menyebabkan pohon-pohon tumbang dan menimpa rumah-rumah. Tak ayal kejadian ini menyebabkan, dua orang tewas dan seorang kritis.
Dua korban yang tewas adalah Julis dan anaknya Sukma Dewi, warga kampung Baru Sicincin, Pariaman. Sementara, istri Julis, Emi, kritis akibat mengalami luka di bagian kepalanya, sedangkan Raffi, anak Julius yang lain, selamat.
Musibah ini juga menenggelamkan sebuah kapal penangkap ikan di Pantai Sunur, Pariaman. Namun kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban. Selain menumbangkan pohon-pohon dan menenggelamkan kapal penangkap ikan, aliran listrik di wilayah itu pun padam.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gelombang setinggi dua hingga tiga meter berpotensi terjadi di perairan Sumbar, hingga hari ini.