
Bandung, CyberNews. Dapur magma Gunung Galunggung, Tasikmalaya dan Guntur, Garut tidak terlalu terguncang akibat gempa gempa yang berasal dari laut selatan Pulau Jawa. Kejadian terbaru adalah guncangan skala 6,3 pada SR pada akhir pekan lalu.
Menurut Kabid Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG, M Hendrasto, gempa itu hanya sebatas menggoyangkan isi perut gunung. Goncangan itu tidak sampai kuasa membuat rekahan sebagai jalur keluar bagi magma menuju ke permukaan. "Di luar itu, sumbat kedua gunung api itu juga sangat kuat meski mendapat efek gempa," tandasnya di Bandung.
Ditambahkan, kondisi itu akan berbeda apabila di sekitar Galunggung dan Guntur terdapat sesar atau patahan yang aktif. Potensi munculnya rekahan yang berasal dari sistem di kedua gunung api itu karena menjadi terbuka, sangat memungkinkan. Menurut Hendrasto, sesar di sekitar dua gunung api sudah lama tidak aktif.
Meski demikian, Hendrasto menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendalaman terkait kaitan gempa dengan aktivitas Galunggung. Sedangkan Guntur sudah 163 tahun tertidur dari letusan terakhirnya.
( Setiady Dwi / CN14 )