
Bali, CyberNews. Satu dari siswa yang hilang terseret ombak di Pantai Kuta, Bali, akhirnya ditemukan tewas tergeletak di bibir pantai, Rabu (30/6) pagi.
"Korban ditemukan anggota kami yang sedang patroli di pinggir pantai, di depan Hard Rock Cafe," kata Sekretaris Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Badung I Ketut Ipel.
Dikatakan Ipel, saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan dan langsung dievakuasi dengan mobil ambulans ke RSUP Sanglah, Denpasar. Hanya saja, hingga kini identitas korban tewas tersebut belum diketahui. "Sejauh ini, kami belum tahu identitasnya karena masih diidentifikasi di rumah sakit," ujar Ipel.
Namun, dia memastikan korban merupakan satu di antara tiga siswa yang hilang terseret arus pantai. Tim SAR gabungan sendiri yang sejak pagi tadi mulai pukul 05.00 Wita sudah melakukan penyisiran, kembali melakukan pencarian korban lain di sekitar TKP.
"Baru satu orang ditemukan, dua korban lainnya masih dalam pencarian. Salah satunya dengan melakukan penyisiran melalui jalur laut dan darat dalam radius tiga mil arah utara dan selatan dari TKP." terang Kasi Operasional Basarnas Denpasar Gede Ketut Ardana.
Seperti diberitakan, tiga siswa SMP I Karangdewo Klaten, Jawa Tengah, hilang terseret arus pantai Kuta saat mandi sekitar pukul 18.00 Wita, Senin (28/6) lalu. Tiga siswa yang hilang tenggelam saat mandi di lokasi larangan mandi di Pantai Kuta, tepatnya di depan Hotel Anggrek, adalah Dany (14), Angga(14), dan Agus.
( OKZ / CN26 )