
Grobogan, CyberNews. Sembilan korban bencana banjir bandang di Desa lebak Kecamatan Grobogan, beberapa waktu lalu mendapat bantuan dari pemerintah. Bantuan sebesar Rp 4 juta untuk setiap rumah yang mengalami rusak berat itu diserahkan Drs Gembong Purwanto MM dari bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) propinsi Jateng kepada Bupati Grobogan yang diwakili Asisten II Sekda Ir Pramono di ruang rapat lantai satu Setda Grobogan, Senin (21/6).
"Mewakili bupati, kami selaku pemerintah daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari propinsi ini. Dengan seringnya bencana yang terjadi beberapa waktu terakhir, mengakibatkan beberapa warga menjadi korban berupa rumah,sawah serta fasilitas lain yang rusak," kata Ir Pramono.
Dana bantuan sebesar Rp 36 juta itu langsung diberikan kepada Kasubag Sosial bagian Kesra Pemkab, Drs Gintono Bejo untuk selanjutnya diserahkan kepada yang bersangkutan masing-masing Rp 4 juta.
Penerima bantuan merupakan warga yang rumahnya rusak berat dihantam banjir bandang pada tanggal 1 April lalu. Bantuan tersebut juga sebagai tindak lanjut pemerintah propinsi atas proposal yang diajukan bupati terkait keterbatasan dana yang dimiliki Pemkab.
"Bukannya kita tidak ada dana, namun jumlahnya terbatas. Hingga saat ini kita sudah memberikan bantuan kepada korban bencana dengan dana tak terduga sebesar Rp 49, 5 juta. Kita berharap tidak ada lagi dana yang akan dikeluarkan. Dengan begitu berarti tidak ada bencana di kabupaten Grobogan," kata Drs Gintono Bejo.
Sementara itu menurut Drs Gembong Purwanto MM, dinasnya sudah menyalurkan dana sebesar Rp 260 juta untuk perbaikan darurat beberapa tanggul yang jebol, kemudian Rp 100 juta sebagai pendanaan operasional dan peralatan penanggulangan bencana.
( Dheky Kenedi / CN26 )