
Magelang, CyberNews. Tingkat pengangguran di Kabupaten Magelang cukup tinggi. Dari 1,2 juta penduduk usia produktif tercatat 132.132 jiwa di antaranya merupakan pengangguran.
Tingginya angka pengangguran ini karena jumlah angkatan kerja setiap tahun tidak sebanding dengan angka kesempatan kerja yang ada. Setiap tahun peningkatan jumlah angkatan kerja mencapai 28 ribu jiwa.
“Dari catatan kami jumah jumlah angkatan kerja memang tinggi. Angka 28 ribu itu merupakan para pencari surat kuning atau AK 1,” kata Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kabupaten Magelang, Nurhuda Kamis (17/6).
Menurut Nurhuda jumlah angkatan kerja ini selalu naik dari tahun ke tahun. Pemkab Magelang telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran ini. Diharapkan tahun depan angka pengangguran akan turun. Ditambahkan, Dinas Tenaga Kerja telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah menengah kejuruan tentang peluang kerja di sejumlah perusahaan.
Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja selalu menggelar sosialisasi peluang kerja ke sejumlah SMK, terutama SMK yang berada di pelosok-pelosok. Alasanya, sekolah di pinggiran biasanya miskin informasi sehingga perlu dibina dan dikembangkan. "Kami sengaja memilih sekolah pinggiran supaya kesempatan kerja bisa merata," katanya.
Nurhuda mengatakan, peluang kerja sebenarnya terbuka luas baik peluang kerja Antar Kerja Antar Lokal (AKAL), Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dan Antar Kerja Antar Negara (AKAN).
( MH Habib Shaleh / CN26 )