panel header
DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Juni 2010 | 21:19 wib
Semburan Api dan Gas di Mamuju Muncul Pascagempa

Mamuju, CyberNews. Semburan api disertai gas pascagempa yang terjadi di Dusun Lambara Desa Kasano Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bermunculan.

Pemantauan wartawan di Mamuju, Rabu (16/6), semburan api disertai gas dari dalam tanah bermunculan diempat titik dilokasi gempa, di Desa Dusun Lambara Desa Kasano Kabupaten Matra. Semburan api tersebut muncul dari bawah tanah yang retak setelah gempa berkekuatan 5,3 skala richter terjadi Rabu sekitar pukul 08.52 WITA, mengguncang Kabupaten Matra.

Gempa di Matra berpusat pada 1,44 Lintang Selatan dan 119,25 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer di perairan Sulawesi, berlokasi sekitar 91 km di bagian barat daya Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, gempa tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami

"Api muncul dari bawah tanah yang mengalami patahan, patahan tersebut sepanjang 500 meter membelah jalan di lokasi gempa," kata Kabag Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Matra, Saidiman Marto yang meninjau lokasi gempa.

Menurut dia, tinggi semburan api yang disertai gas dari dalam tanah tampak mengerikan karena tingginya mencapai tiga meter.

"Semburan api itu muncul, saat salah seorang warga yang melihat ada percikan api, melemparkan sebuah korek ketempat percikan api tersebut yang mengakibatkan percikan api tersebut kemudian menyala dan menimbulkan gas yang kemudian tidak bisa dikendalikan," katanya.

Ia mengatakan, pemkab Matra telah mendatangkan sejumlah mobil pemadam kebakaran dilokasi gempa yang muncul semburan api dan gas tersebut untuk memadamkan percikan api itu

Namun kata dia, pemadam kesulitan memadamkan api tersebut karena tidak bisa menjangkau titik api yang berada didalam hutan.

"Beruntung titik api agak jauh dari lokasi rumah warga yang rusak berat ataupun yang rusak ringan serta jauh dari tempat pengunsian warga yang menjadi korban gempa sehingga semburan api tersebut tidak terlalu membahayakan," katanya.

Ia mengatakan, sejumlah warga yang kehilangan sekitar 80 unit tempat tinggalnya yang mengalami rusak parah ataupun serta sekitar 53 rumah lainnya rusak ringan di Matra masih berada dipengunsian disekitar lokasi gempa yang berada dialam bebas.

( Ant / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 203
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 227
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 145
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 250
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 149
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER