
Purworejo, CyberNews. Purworejo merupakan salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap kejadian bencana alam. Bahkan, semua bentuk bencana alam memiliki daerah rawannya di kabupaten ini.
Plt Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain dalam beberapa kesempatan mengungkapkan hasil penelitian ahli dari Fakultas Geografi UGM, sebagian besar kawasan perbukitan di wilayah Purworejo bagian utara merupakan daerah rawan longsor. "Struktur tanah di wilayah perbukitan Purworejo tidak solid. Sehingga di titik-titik yang hutannya gundul, begitu diguyur hujan sering terjadi longsor," katanya.
Menurut Kepala Kantor Kesbangpolinmas Drs Agus Budi Supriyanto yang dimintai konfirmasi membenarkan semua potensi bencana ada di wilayah Kabupaten Purworejo. Selain longsor, bencana angin ribut juga sering mengakibatkan sejumlah rumah penduduk roboh tertimpa pohon.
Kerawanan lainnya adalah bencana gempa bumi. Bersamaan dengan bencana gempa bumi yang berpusat di wilayah Yogyakarta Mei 2006 silam, sebagian wilayah Purworejo juga tidak luput. Banyak rumah penduduk yang mengalami kerusakan. Selain itu, wilayah pesisir selatan Kabupaten Purworejo, yang meliputi Kecamatan Purwodadi, Ngombol, dan Grabag merupakan wilayah rawan bencana tsunami.
Terakhir, bencana banjir juga menjadi langganan wilayah Purworejo yang ada di bagian dataran rendah. Setiap tahun saat hujan deras mengguyur, wilayah seperti Kecamatan Bayan dan Butuh menjadi langganan banjir akibat meluapnya air di sungai.
Menurut Agus, dengan tingkat kerawanan bencana yang sedemikian tinggi, Purworejo sebenarnya memerlukan badan yang khusus menanggulangi bencana. Seperti keorganisasian yang ada di Cilacap yang memiliki badan khusus penanggulangan bencana karena daerah itu potensi bencananya juga sama persis dengan Kabupaten Purworejo.
( Nur Kholiq / CN14 )