
Purworejo, CyberNews. Satu rumah milik pasangan Tiwin (55) dan Sanikem (43), warga Desa Sokaagung, Kecamatan Begelen, Purworejo rusak parah akibat tertimpa pohon durian dan kelapa yang ambruk, Sabtu (12/6) sore. Peristiwa ini tidak sampai memakan korban jiwa maupun luka, tapi kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta.
Tiwin yang ditemui Suara Merdeka CyberNews, Minggu (13/6), menjelaskan bahwa sebelum musibah itu terjadi, hujan mengguyur disertai angin kencang. Angin kencang itu mengakibatkan sebatang pohon durian dan pohon kelapa tumbang hingga menimpa bagian atap rumah. “Sekitar jam setengah lima (sore) hujan turun tidak begitu besar, tapi angin cukup kencang. Saat itu saya berada di luar rumah sedang membuat gula kelapa. Saya kaget sekali, karena ternyata rumah sudah tertimpa pohon” jelasnya.
Kedua pohon itu roboh menimpa bagian belakang rumah Tiwin. Dua kamar dan sebagian dapur hancur. Semua atap rumah juga ambrol. Sebagian dinding rumah roboh. Meski demikian, tidak ada satupun yang cedera dalam kejadian itu. “Saya sedang memasak di dapur sebelah timur. Tiba-tiba atap dapur di sebelah barat ambrol karena tertimpa pohon. Saya langsung keluar karena takut bagian dapur lainya ikut ambrol,” imbuh Sanikem.
Untuk sementara, keluarga itu mengungsi di rumah milik anak pertama, Retno yang jaraknya tidak begitu jauh sampai rumah selesai diperbaiki. Semua perabotan rumah tangga rusak tertimpa atap.
( Nur Kholiq / CN14 )