
Tegal, CyberNews. Sedikitnya 35 tenaga honorer pemerintah kota (pemkot) Tegal telah mendapatkan telepon gelap dari seorang oknum yang mengatasnamakan Kepala Bidang Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal mengenai pengangkatan surat keputusan (SK) CPNS tahun 2011.
Oknum tersebut menjanjikan pemberian SK bagi 35 tenaga honorer Kota maupun Kabupaten Tegal, asalkan mereka harus
memenuhi persyaratan seperti mentransfer uang sebesar Rp 3,7 Juta ke rekening yang telah disediakannya. Hal itu diungkapkan oleh salah satu korban penipuan yang juga karyawan Honorer Pemkot Cahya Kamandhanu, saat ditemui Senin kemarin di BKD Kota Tegal.
Menurut dia, kejadian itu berawal ketika dirinya dihubungi orang tak dikenal melalui ponsel. Orang tersebut mengaku bernama Sayitno dan bekerja di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat. Di dalam perbincangannya, pihaknya disuruh mendata semua tenaga honorer yang belum terdaftar di tempatnya. Lalu, Sayitno menawarkan kepada dirinya tentang pengangkatan SK menjadi CPNS dalam waktu singkat.
"Jika saya ingin mengetahui lebih lanjut perkembangannya, disuruh menghubungi Kabid Pengembangan Pegawai BKD Kabupaten Tegal Sugeng Harsoyo," ujar Danu.
Dia menjelaskan, setelah menghubungi oknum yang mengaku Sugeng Harsoyo, dirinya juga diminta memenuhi persyaratan. "Salah satunya mentransfer sejumlah uang sebesar Rp 3,7 Juta ke rekening oknum itu. Hal tersebut tak hanya dialami oleh saya tapi sudah ada 35 orang tenaga honorer terkena tipu," terangnya.
Kabid Pengembangan Pegawai BKD Kota Tegal Trisnawati mengimbau semua tenaga honorer tidak percaya terhadap penipuan. "Pasalnya, sampai sekarang belum ada pendataan tenaga honorer yang diinstruksikan oleh Men-Pan. Kalaupun ada pendataan, pasti kami akan memberitahukan secara langsung kepada mereka," tuturnya.
Ia menambahkan, di dalam pengangkatan menjadi CPNS tidak dipungut biaya sama sekali.