
Kajen, CyberNews. Dana bantuan untuk para nelayan selama in dinilai kurang dibandingkan sektor pertanian. Karena itu pemerintah diminta meningkatkan anggaran khususnya untuk memberikan bantuan dan peningkatan kesejahteraan para nelayan. Demikian ditegaskan Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Muqowam saat berkunjung ke Pantai Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.
Jumlah uang yang digelontorkan selama ini untuk kelautan dan nelayan kata dia, tidak sebanding dengan jumlah masyarakat nelayan yang sangat banyak.
"Coba bandingkan dengan bantuan pertanian yang begitu banyak," paparnya.
Menurutnys, Pekalongan yang ditunjuk sebagai pusat deklarasi gerakan rehabilitasi pantai dengan penanaman mangrove harusnya bisa menerima juga manfaatnya.
"Jangan sampai hanya dijadikan simbol kegiatan saja, namun nelayan tak menerima manfaat apapun," tandasnya.
Muqowam yang juga wakil Dapil X Jateng berjanji akan mengawal tindak lanjut gerakan rehabilitasi pantai dan peningkatan kesejahteraan nelayan.
Seperti diberitakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad yang belum lama ini berkunjung ke Pekalongan mengakui terbatasnya anggaran untuk membangun potensi kelautan di Indonesia.
Meski demikian pihaknya terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan, diantaranya dengan melakukan peningkatan budidaya perikanan.
Kementrian kelautan, kata dia, berencana memperbesar gerakan budi daya khususnya dengan sistem 'three in one', yaitu menanam bandeng, nila dan rumput laut dalam satu tambak.
( Muhammad Burhan / CN16 )