panel header
BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Maret 2010 | 08:26 wib
Bambang Widodo Umar: Persoalan Markus Susno Akibat Ketidaktegasan Selesaikan Masalah

Jakarta, CyberNews. Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan, pernyataan Komisaris Jenderal Susno Duadji yang mengungkap adanya dugaan praktik makelar kasus (markus) di Mabes Polri, akibat ketidaktegasan pimpinan Polri untuk menyelesaikan masalah yang sempat muncul.

Bambang mengungkapkan, penyelesaian masalah yang tidak tegas itu saat Susno diturunkan sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri berdasarkan rekomendasi dari tim delapan terkait dugaan kriminalisasi terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto.

"Dalam kasus itu (pencopotan Susno menjadi Kabareskrim), tidak ada penyelesaian yang jelas dari pimpinan Polri sehingga muncul masalah ini," kata Bambang saat dikonfirmasi melalui telepon selular di Jakarta, Minggu.

Bambang menjelaskan, pimpinan Polri juga tidak memberikan posisi yang jelas atau status Susno menggantung pascapencopotannya dari Kabareskrim Mabes Polri, padahal mantan Kepala Polda Jawa Barat itu merupakan perwira tinggi dengan pangkat jenderal pol bintang tiga.

Akibatnya permasalahan di tubuh Mabes Polri tidak terselesaikan dan berlarut-larut mulai dari Susno menjadi saksi meringankan pada persidangan mantan Ketua KPK, Antasari Azhar hingga mengeluarkan pernyataan tentang adanya indikasi praktik markus di Mabes Polri, tandas Bambang.

"Pimpinan Polri maupun Pak Susno melakukan kekeliruan meskipun ada alasannya," ucap Bambang.

Pengamat kepolisian itu menyebutkan Kepala Polri (Kapolri), Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri harus bersikap arif menyelesaikan permasalahan yang melibatkan para petinggi institusi penegak hukum dengan memanggil langsung Susno, tanpa melalui prosedur sidang kode etik serta disiplin divisi profesi dan pengamanan (divpropam).

"Jika tidak terselesaikan masalah ini akan semakin besar," katanya.

Bambang juga menambahkan, Kapolri harus mempertemukan Susno dengan para jenderal yang disebut terlibat markus di Mabes Polri dengan mengedepankan situasi kekeluargaan.

( Ant / smcn )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
12 Februari 2012 | 09:57 wib
Dibaca: 61
12 Februari 2012 | 09:45 wib
Dibaca: 71
12 Februari 2012 | 09:33 wib
Dibaca: 319
12 Februari 2012 | 09:23 wib
Dibaca: 108
12 Februari 2012 | 09:10 wib
Dibaca: 125
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER