
Semarang, CyberNews. Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Perumpamaan itulah yang menimpa Irfan Dani Susilo (20) warga Komplek Perhutani RT 5 RW 1, Kembangarum, Mranggen, Demak. Irfan kehilangan sepeda motornya setelah ditawari pekerjaan oleh orang yang baru dikenalnya. Alih-alih pekerjaan yang ditawari didapat, motor Supra Fit bernopol H-2687-VE miliknya justru dibawa kabur oleh pelaku.
Korban pun lantas melaporkan kasus yang menimpanya itu ke Mapolwiltabes Semarang, Minggu (21/3) siang. Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian, korban mengatakan, kejadian bermula saat dia didatangi oleh seorang pria tidak dikenal. Pria tersebut memperkenalkan diri dengan nama Budi. Usianya diperkirakan 35 tahun. Pria itu menawarkan pekerjaan pramuniaga pakaian batik di DP Mall. Karena pelaku terus menerus menawari dan membujuk, lama kelamaan korban terpengaruh.
Selanjutnya mereka janjian untuk ketemu lagi di DP Mal pada Sabtu (20/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang sudah antusias menyanggupi dan menepati janji. Dengan dalih sedang menunggu mobil yang digunakan untuk mengangkut pakaian batik, pelaku meminta korban untuk menunggu. Karena mobil yang ditunggu tak kunjung datang, Budi mengajak korban makan di belakang gedung Lawang Sewu. Seusai makan, pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan dalih akan membeli pulsa telepon.
Agar korban percaya, pelaku meninggalkan tas yang dibawanya. "Katanya pinjam sebentar untuk beli pulsa. Saya kasihkan karena dia juga meninggalkan tas," ujar Irfan. Akan tetapi, setelah ditunggu dua jam, pria itu tidak kunjung datang. Irfan pun mulai resah dan curiga. Terlebih ponsel pelaku susah dihubungi.
Sadar telah menjadi korban penipuan, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolwiltabes Semarang. Hingga kini petugas Satreskrim Polwiltabes masing melakukan penyelidikan secara intensif. Polisi masih melakukan identifikasi dan memburu pelaku yang diidentitasnya disebutkan oleh korban.
( Fahmi Z Mardizansyah / CN14 )