
Jakarta, CyberNews. Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji melalui sambungan telepon mengungkapkan dirinya, Senin (22/3) besok akan memenuhi undangan dari Divpropam Mabes Polri.
Undangan tersebut terkait dengan pernyataan yang dilontarkan Susno, adanya makelar kasus (markus) di lingkungan Mabes Polri.
Susno dalam keterangannya mengungkapkan, dirinya kemungkinan besar diperiksa bukan untuk mengungkap kasus markus itu namun disidik karena pencemaran nama baik. Hal itu menurutnya terbukti dari yang memangil adalah Propam, kalau berkaitan dengan markus tentunya pihak Mabes Polri akan memanggil Andi kosasih dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).
Namun Susno tetap bertekad maju meskipun ada beberapa pihak yang mengancamnya, dia menambahkan saat ini ada upaya untuk mencari kesalahan dirinya saat dia memipin Polda Jawa Barat tahun 2000 silam.
Di tempat terpisah mantan presiden Megawati Soekarnoputri, harusnya Presiden SBY mengambil alih kasus markus yang melanda di Polri. Menurutnya Kepolisian itu berada di bagian presidensil sehingga presiden harus mengambil alih kasus tersebut.
Hal itu diungkapkan Mega saat jumpa pers usai membuka Konferda III PDIP DKI Jakarta, di Hailai Building, Jl Lodan Raya, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (22/3). Menurutnya institusi Polri harus diselamatkan.
( Wisanggeni / CN13 )