
Jakarta, CyberNews. Ketokohan Johana Sunarti Nasution atau Bu Nas tidak perlu lagi disangsikan, bahkan menurut mantan Presiden ketiga RI BJ Habibie Bu Nas layak menyandang gelar pahlawan nasional.
Sebab menurut mantan Menristek di era Presiden Soeharto itu mendiang Bu Nas meninggalkan nama baik, dan merupakan sosok wanita besar yang selalu mendampingi suami tercinta AH Nasution sejak zaman perjuangan kemerdekaan hionmgga akhir hayat jenderal bintang lima tersebut.
Bahkan Bu Nas aktif dalam berbagai yayasan sosial diantaranya Yayasan Bina Wicara "Vacana Mandira", Yayasan Jambangan Kasih, Yayasan "Pembinaan dan Asuhan Bunda", Yayasan "Panti Usada Mulia" dan Yayasan Santi Rama.
Putri dari RPS Gondokusumo itu menikah dengan Jenderal Besar AH Nasution pada 30 Mei 1947 di Ciweday saat itu kedua mempelai itu memperlangsungkan pernikahan dalam pengungsian.
Atas jasa-jasanya, Bu Nas pernah memperoleh Tanda Kehormatan Satya Lantjana Kebaktian Sosial 2/101971, Bintang perjuangan Angkatan 45 17 Agustus 1995, Bintang Maha Putra Utama 15 Agustus 1995, Lencana Satya Bhakti Utama Persit Kartika Chandar Kirana, 20 Februari 1989. Serta beberapa tanda jasa dari luar negeri pun pernah didapat Bu Nas antara lain Centro Culturale Italiano Premio Adelaide Ristori Anno VIII 20/9 1976, Ramon Magsaysay Award for Public Service 31 Agustus 1981 Manila Philipina dan Paul Harris Fellow Award Rotary Foundation of Rotary International 1982 Amerika.
( Wisanggeni / CN13 )