panel header
NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Maret 2010 | 11:34 wib
Evakuasi Reruntuhan Terowongan Kereta di China Dilanjutkan

Beijing, CyberNews. Petugas pertolongan telah mengebor reruntuhan terowongan kereta yang ambruk di Wilayah Otonomi Inner Mongolia di China utara dalam upaya meningkatkan peluang menyelamatkan 10 pekerja yang telah terperangkap selama lebih dari 33 jam.

Setelah berhasil melakukan pengeboran melewati rerutuhan sepanjang 27 meter Sabtu (20/3) tengah hari, pekerja memasukkan udara segera, air dan susu, kata jurubicara markas pertolongan darurat. Petugas pertolongan juga terus menghubungi pekerja yang terjebak melalui pipa kecil, tapi tak mendengar jawaban dari dalam.

Pada saat yang sama, petugas menggali saluran tambahan horizontal dan telah menyelesaikan saluran sepanjang 13 meter hingga pukul 18:00 waktu setempat, Sabtu (20/3). Saluran itu, yang direncanakan selesai Minggu (21/3) pagi, akan memungkinkan petugas pertolongan masuk.

Sebanyak 2.000 meter kubik batu dan lumpur menimbun ketika terowongan tersebut ambruk Jumat (19/3), pukul 14:35 waktu setempat, di Kabupaten Zhuozi, Kota Ulanqab, sekitar 150 kilometer dari ibukota regional Hohhot dan 40 kilometer dari Beijing. Banyak ahli mengatakan kerangka pendukung di terowongan itu dapat menjadi tempat berteduh para pekerja dan meningkatkan peluang mereka untuk menyintas.

Terowongan itu adalah bagian dari jalan kereta yang sedang dibuat untuk menghubungkan Kabupaten Jining di Kota Ulanqab dan Kota Baotou, Inner Mongolia. "Kami sedang mengerjakan terowongan tersebut ketika kerikil dan tanah mulai berjatuhan," kata Li Tiying, salah satu dari enam penyintas (survivor). "Kami berlari, dan berteriak memanggil siapa saja agar berlari bersama kami."

Ketika ia telah menyelamatkan diri, Li mengatakan ia sekali lagi memandang terowongan tersebut dan melihat cahaya buram di dalamnya. "Tetapi dalam waktu beberapa detik, terowongan itu tertutup oleh batu dan tanah."

( Ant / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
12 Februari 2012 | 07:56 wib
Dibaca: 12
12 Februari 2012 | 07:38 wib
Dibaca: 38
12 Februari 2012 | 07:22 wib
Dibaca: 35
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 236
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 300
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER