panel header
NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Maret 2010 | 10:24 wib
Enam Hari Tak Pulang ke Rumah
Balita Hilang Misterius Akhirnya Ditemukan

Brebes, CyberNews. Arya Suryadi, balita berusia tiga tahun asal Desa Wangandalem, Kecamatan/Kabupaten Brebes, yang hilang secara misterius, akhirnya ditemukan, Sabtu (20/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Putra pertama pasangan Agus Purwanto (25) dan Welly (27) itu, ditemukan seorang tukang becak asal Desa Tembong, Kecamatan Jatibarang, Brebes.

Korban ditemukan setelah orang tuanya mendapatkan informasi dari perangkat Desa Tembong, yang menyatakan salah seorang warganya telah menemukan anak. Penemunya adalah Tarsono (40), seorang tukang becak asal desa tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arya Suryadi, balita yang baru berusia tiga tahun warga Desa Wangandalem, Kecamatan/Kabupaten Brebes, hilang secara misterius. Putra pertama pasangan Agus Purwanto (25) dan Welly (27) itu, diketahui sudah tiga hari tak pulang ke rumahnya.

"Mendengar informasi itu, saya langsung menceknya, dan ternyata yang ditemukan adalah anak saya," ujar Welly (27), orang tua balita, saat ditemui di rumahnya, Minggu (21/3).

Dia mengatakan, anaknya ditemukan warga Desa Tembong di tepi jalan areal peternakan itik di Kelurahan Gandasuli, Brebes, atau berjarak sekitar 10 km dari rumahnya.

Anaknya itu ditemukan sejak Selasa (16/3) sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, penemu dalam perjalanan pulang setelah menarik becak di Kota Brebes. Namun, di tengah jalan ia mendengar anak menangis. Setelah dicek benar, dan anak itu dibawa pulang ke rumahnya di Desa Tembong. Penemu tidak berani menyerahkan atau lapor ke polisi karena takut dikira penculik.

Keesokan harinya baru dilaporkan ke balai desa. "Perangkat Desa Tembong tahu yang ditemukan itu anak saya setelah milihat berita di televisi," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tidak tahu pasti penyebab anaknya bisa hilang. Namun, keluarga dan warga percaya anaknya hilang karena dibawa mahluk halus. Apalagi, saat anaknya ditanya mengaku pergi diajak mahluk. "Kata anak saya diajak pergi Mama (ibu-red). Padahal, saat kejadian saya sedang bekerja di Jakarta. Ini kan aneh," ungkapnya yang bekerja sebagai karyawan Warteg di Jakarta itu.

Ia mengaku, bahagia anaknya bisa ditemukan dengan kondisi selamat. Ia sangat berterimakasih terhadap penemunya. Apalagi, telah merawat anaknya hingga lima hari. "Saya sangat bersyukur anak saya bisa ditemukan. Selama ini keluarga sudah mencari kemana-mana, tapi hasilnya nihil," tuturnya.

( Bayu Setiawan / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 239
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 256
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 148
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 244
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 147
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER