
Washington DC, CyberNews. Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan bertolak ke Capitol Hill untuk mengupayakan dukungan beberapa anggota Partai Demokrat menjelang pemungutan suara reformasi kesehatan.
Para pemimpin partai Demokrat ingin memastikan mereka mendapat 216 suara yang diperlukan untuk meloloskan rancangan undang-undang dalam pemungutan suara di dewan perwakilan rakyat, yang dijadwalkan hari Minggu (21/3).
Obama akan berupaya meloloskan rancangan undang-undang ini dengan bertemu secara langsung dengan para anggota Demokrat. Langkah ini dilakukan satu hari setelah ia berpidato dan mendesak para anggota dewan untuk meloloskan RUU dalam "pemungutan suara bersejarah".
Reformasi ini merupakan prioritas dalam negeri pertama Obama dengan memberikan asuransi kepada sekitar 32 juta warga Amerika yang saat ini tidak memilikinya.
Para anggota senior Demokrat berupaya untuk mendapatkan suara cukup di dewan dari anggota mereka sendiri untuk meloloskan RUU di Senat.
Partai Republik dengan suara bulat menolak RUU itu karena menurut mereka mewakili pengambilalihan pemerintah atas sebagian besar ekonomi negara.
Waktunya sekarang
Obama melakukan puluhan pertemuan dan telpon dalam beberapa hari ini dengan para anggota dewan dari Partai Demokrat untuk mencari dukungan. Tidak jelas berapa banyak suara yang bisa didapatkan.
Ketua DPR Nancy Pelosi dikutip kantor berita AFP yang mengatakan ia "sangat antusias dengan momentum yang berkembang di seputar rancangan undang-undang".
Sejumlah anggota dewan menginginkan bahasa yang lebih tegas agar tidak ada anggaran federal yang digunakan untuk aborsi, sementara anggota lain khawatir tentang biaya atau bahwa reformasi itu tidak cukup.
Wartawan BBC Madeleine Morris di Washington mengatakan presiden dan partai Demokrat mempertaruhkan hal yang besar karena reformasi kesehatan ini dianggap sebagai topik kunci pemerintah Obama.
Bila Partai Demokrat tidak dapat meloloskan RUU walaupun memiliki mayoritas di Kongres, pihak penentang mengatakan mereka akan mempertanyakan kemampuan pemerintah Obama dan mungkin dapat menyerukan pemilihan sela bulan November, kata wartawan kami.
Dalam pernyataan di Virginia hari Jumat, Obama menggambarkan pemungutan suara kongres itu sebagai hal puncak dalam perjuangan selama satu abad.
Dalam seruan kepada para anggota dewan dan rakyat Amerika untuk mendukung reformasi, ia mengatakan: "Waktunya untuk reformasi adalah sekarang."
Ia menyanggah kritikan pihak Republik bahwa RUU itu terlalu mahal dan ia mengatakan negara tidak dapat membiarkan RUU itu tidak lolos.
( BBC / CN13 )