
Jakarta, CyberNews. KH Said Agil Siradj, salah seorang kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebelum berangkat untuk maju dalam pertarungan sebagai salah satu kandidat pengganti KH Hasyim Muzadi pada Muktamar NU ke-32 di Makassar.
Kang Said, panggilan akrab salah seorang ketua PBNU itu, mengaku diundang ke Puri Cikeas, rumah pribadi Presiden SBY untuk sekedar berbincang-bincang. Kepada wartawan di Jakarta (Sabtu, 20/3), Said Agil menuturkan, undangan dari Presiden SBY untuk bertemu, disampaikan pada Jumat (19/3) malam. Namun, baru terealisasi pada Sabtu pagi (20/3).
Menurut Said, pertemuan berlangsung santai, dibarengi dengan makan pagi bersama. "Pak SBY menyampaikan, NU harus tetap menjaga semangat kebangsaan. Menurut Pak SBY, Pak Said yang layak untuk menjalani peran itu. "Kalau beliau berharap dengan saya, karena tahu persis siapa saya, sebelum dan sesudah beliau menjadi presiden," kata Said Agil.
( A Adib / CN14 )