
Rembang, Cybernews. Kecelakaan maut antara sepeda motor dan bus Pahala Kencana B 7389 X yang terjadi Sabtu dini hari di jalur pantai utara Kecamatan Rembang sebelah barat jembatan Karanggeneng Desa Tasikagung. Akibatnya, pengendara sepeda motor langsung tewas seketika ditempat kejadian. Selain itu, akibat kecelakaan itu, puluhan penumpang bus jurusan Merak-Surabaya itu harus terlantar di Rembang sekitar setengah jam.
Menurut keterangan saksi, kecelakaan berawal ketika sepeda motor K 3685 JD yang dikendarai oleh Musa (17) warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke dari arah barat tiba-tiba saja berbelok ke arah warung kopi di sebelah barat jembatan Karangeneng. Pada saat bersamaan di belakang sepeda motor meluncur bus Pahala Kencana yang dikemudikan oleh Susul (46) warga Jombang Jawa Timur.
Sepeda motor yang dikendarai oleh Musa itu langsung tertabrak bus. Sedangkan korban sendiri sempat terlindas, sehingga mengalami luka parah di bagian kepala.
Imam Fatoni, salah satu saksi mengaku ketika datang ke lokasi posisi korban sudah tergeletak di belakang bus. Sedangkan motornya terjepit di ban depan bus. "Saya langsung melaporkan kejadian ini ke Satlantas Polres Rembang," kata dia.
Teman korban, Menik (16), penjaga warung kopi sebelah barat jembatan Karanggeneng menuturkan Musa pagi itu berencana menjemputnya. Setelah warung kopi tutup, kedua sejoli yang baru berpacaran 3 hari ini berencana untuk jalan-jalan.
Korban sendiri langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dokter R Soetrasno Rembang untuk divisum. Sampai sekitar pukul 06:00, identitas alamat korban sempat tidak diketahui. Namun, sekitar pukul 07:00 pihak keluarga datang ke RSUD dokter R Soetrasno utnuk mengambil jenazah korban.
Kecelakaan yang mengakibatkan satu orang tewas itu juga mengakibatkan 20-an orang penumpang bus Pahala Kencana harus terlantas di halaman Satlantas Polres Remabng. Namun setelah menunggu sekitar setengah jam, 20-an penumpang itu kemudian diangkut oleh bus Pahala Kencana yang berada di belakangnya.
Kapolres Rembang AKBP Drs Susilo Teguh Rahardjo MSi melalui Kasatlantas AKP Zamroni berharap kejadian itu menjadi sebuah pelajaran agar pengendara sepeda motor berhati-hati saat hendak berbelok.
( Mulyanto Ari Wibowo / CN12 )