panel header
CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Maret 2010 | 21:33 wib
Meski kedatangannya Ditunda
600 Orang Demo Obama

Solo, Cybernews. Kendati kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia ditunda, sejumlah elemen masih melakukan penolakan. Seperti yang dilakukan Laskar Umat Islam (Luis) Surakarta, di Bundaran Gladag, Jumat (19/3).

Mereka menuntut supaya pemerintah Indonesia tidak menerima kedatangan Obama, baik dalam waktu dekat ataupun yang akan datang. "Yang jelas, kami menolak kedatangan Obama sampai kapanpun, bahkan sampai kiamat," kata Ketua Luis Edi Lukito, di sela-sela aksi.

Unjuk rasa yang diikuti 600 orang tersebut merupakan gabungan dari berbagai elemen. Diantaranya, Ponpes Al Mukmin Ngruki, Ponpes Darus Syahadah, Penpoes Mahasiswa Islamic Center, JAT, IMM, KAMMI dan TIM HISBAH. Selain itu, terdapat juga Al Islah, BKPI, Fosikom, Pemuda Muhammadiyah, FUI Klaten dan Fujamas.

Sebelumnya, mereka melakukan long march terlebih dulu. Berawal dari Stadion Sriwedari berjalan dan berlari kecil menuju Gladag. Dalam perjalanan, demonstran juga meneriakkan penolakan terhadap Obama. "Tolak Obama datang ke Indonesia," teriak mereka.

Saat long march, peserta memenuhi separuh Jalan Slamet Riyadi. Akibatnya, arus lalu lintas yang dilewatinya sedikit tersendat.

Edi menambahkan, menerima Obama datang ke negeri ini hukumnya haram. Sebab, hal itu sama dengan menerima penjajah. "Faktanya, pemerintah AS memerangi dan membantai ribuan penduduk sipil di Afganistan dan Iraq, termasuk wanita dan anak anak. Apa namanya kalau tidak penjajah?," tegasnya.

Terkait Obama yang pernah sekolah di Indonesia, pihaknya tidak menyebut sebagai kebanggan. "Tidak ada kebanggaan sama sekali dan tidak ada kebaikannya sama sekali. Lantas, apa yang dibanggakan," tandasnya.

Pihaknya juga merasa terhina dengan rencana pasukan AS yang ingin mengawal Obama di Indonesia. Sebab, kondisi negara ini sudah aman dan kondusif. "Kalau misalnya masih memerlukan pasukan AS, itu namanya penghinaan bagi Indonesia," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, pendemo juga menggelar aksi teatrikal. Aksi tersebut dilakukan oleh kelompok teater Sirat STAIN Surakarta. Ceritanya, pemerintah AS menginjakkan kaki ke Indonesia dan diterima baik oleh pejabat. Namun, rakyat menolaknya. Akhirnya, rakyat diseret oleh pemerintah dan disuruh mengabdikan diri ke pemerintah AS.

( Arif M Iqbal / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 238
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 289
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 147
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 289
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 151
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER