
Jakarta, CyberNews. Penggalangan aksi massa terus dilakukan untuk mengawal proses hukum kasus skandal Century. bahkan para aktivis Petisi 28 akan berupaya menduduki kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu disampaikan salah satu aktivis Haris Rusly di Jakaarta, Jumat (19/3).
Menurutnya, jika KPK berselingkuh dengan kekuasaan, maka rakyat yang akan bergerak.
"Ketika KPK berselingkuh dan mengkhianati rakyat, kepemimpinan KPK saat ini akan menjadi musuh rakyat dan pasti berhadapan dengan kekuatan rakyat," tegas Haris Rusly.
Bila KPK tidak bertindak cepat, katanya mengingatkan, Petisi 28 yang mengawal kasus Century dan merupakan gabungan lebih dari 20 elemen pemuda dan mahasiswa akan melakukan aksi pendudukan gedung KPK agar kasus Century diusut tuntas.
"Kami elemen pergerakan, mengultimatum KPK harus melakukan pemanggilan, pemeriksaan dan penyidikan, terhadap seluruh nama-nama orang yang terlibat dalam skandal korupsi Bank Century seperti yang sudah direkomendasikan DPR," serunya.
Selain itu, Haris Rusly menambahkan, Petisi 28 juga akan mendatangi rumah dinas Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Karena hukum telah berpihak pada kekuasaan yang tidak berpihak pada kebenaran dan keadilan," lanjutnya.
( A Adib / CN16 )