
Batang, CyberNews. Tabung kompor minyak pabrik tahu di kampung Kebonan RT 5 RW 4, Kelurahan Proyonanggan Utara, Kecamatan/Kabupaten Batang, Kamis (18/3) petang tadi pukul 18.00 WIB meledak. Seorang pemilik pabrik tahu, Agus Salim (40) tewas dengan tubuh cukup mengenaskan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi. Peristiwa terjadi ketika pemilik pabrik tahu itu diduga sedang memompa tabung angin. Saat bersamaan kompor sedang menyala untuk menggoreng tahu. Tiba-tiba api menyambar tabung dan menimbulkan ledakan cukup keras.
Akibatnya, Agus Salim mengalami luka bakar pada sekujur tubuh. Saat kejadian kebetulan tak ada teman, sementara istri korban Wiwin (38) sedang berada di dalam rumah. Letak pabrik tahu sendiri berada di belakang rumahnya.
"Semula terdengar ledakan keras seperti halnya bom. Begitu saya keluar rumah, ternyata istri korban (Wiwin-Red) berteriak kencang minta tolong. Saat itu pula saya mendekat ke sumber ledakan. Jauh dari dugaan, di dekat tungku penggorengan, ternyata Agus Salim sudah tergeletak dengan kucuran darah di sekujur tubuhnya," ujar tetangga korban, Supardi (30) salah satu saksi mata ditemui Suara Merdeka Cybernews di lokasi kejadian.
Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang. Nampaknya nasib korban belum beruntung, masih dalam perjalanan menuju rumah sakit korban menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya. Karena luka cukup serius yang dialaminya.
Sementara polisi dari Polsekta Batang dan SatReskim Polres Batang, masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ledakan tabung kompor minyak ini. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dengan mengamankan tabung gas dan memintai sejumlah saksi. Untuk penyelidikan lebih lanjut, lokasi kejadian dipasang garis polisi.
Kapolres Batang AKBP HA Lutfhi, melalui Kapolsekta Batang AKP Kukuh Wiyono SH ditemui di lokasi kejadian mengatakan, untuk sementara masih dilakukan penyelidikan terkait ledakan tabung minyak gas tersebut.
( Kuswandi / CN13 )