
Blora, CyberNews. Jumlah warga miskin yang mendaftarkan diri menjadi peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) mencapai 150.000 jiwa. Jumlah tersebut diketahui berdasarkan usulan yang disampaikan pemerintah desa dan kelurahan ke Dinas Kesehatan. Tahun lalu, warga miskin di Blora yang menjadi peserta Jamkesda mencapai sebanyak 50.000 jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan Blora, Henny Indriyanti melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Pengawasan Obat dan Makanan, M Toha, mengemukakan pihaknya beberapa waktu lalu memberitahukan kepada kepala desa dan lurah untuk mengajukan warga miskin di wilayahnya menjadi peserta Jamkesda. Warga miskin tersebut adalah warga yang tidak tercover dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
Menurut Toha, hingga Kamis (18/3) untuk sementara jumlah warga yang diajukan menjadi peserta Jamkesda sebanyak 150 ribu jiwa. "Kami merencanakan mekanisme seleksi untuk menentukan apakah warga yang diajukan itu benar-benar layak menjadi peserta Jamkesda atau tidak," ujarnya, Kamis (18/3).
Toha menambahkan, dana Jamkesda yang dianggarkan dalam APBD 2010 lebih sedikit dibanding tahun lalu. Di tahun 2009 dana Jamkesda mencapai sekitar Rp 3 miliar. Yakni tersebar di sejumlah rumah sakit di Blora dan di Dinas Kesehatan. Sementara pada tahun ini dana Jamkesda dianggarkan Rp 2,9 miliar.
( Abdul Muiz / CN14 )