
Bogor, Cybernews. Setelah sempat dikeluhkan kepala desa Galuga, bantuan untuk para korban longsor di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga saat ini telah diterima. Korban menerima yang diberikan langsung oleh Sekda Kabupaten Bogor, Nurhayanti.
"Tadi ada pemberian santunan dari pemkab Bogor yang disampaikan langsung oleh ibu sekda," kata Ketua Paguyuban Pemulung di TPA Galuga, Idris Maulana, Rabu (17/3).
Selain memberikan bantuan untuk korban meninggal dan luka-luka, Sekda yang didampingi Kapolres Bogor AKBP Tomex Korniawan juga turut mengamati proses olah TKP yang dilakukan jajaran Polres Bogor. Olah TKP longsor yang menewaskan empat orang pemulung asal kampung sekitar dan tujuh warga pemulung mengalami luka itu dimulai sejak pukul 10.00 wib.
Longsor terjadi di TPA Galuga di Kampung Lalamping, Desa Galuga, Kecamatan Cibunbulang, Kabupaten Bogor, Selasa (16/3) sekitar pukul 15.00. Diduga, penyebab longsor karena beton konstruksi TPA tak mampu menahan volume sampah yang terguyur air hujan sehingga jebol dan menimpa sejumlah pemulung.
Ini adalah kejadian kedua longsornya TPA Galuga. Sebelumnya, pada 19 Februari 2009, TPA seluas 10 hektar tersebut pernah mengalami longsor hingga menimbun areal persawahan yang berbatasan langsung dengan lokasi TPA.
( Farodlilah , Elshinta / CN12 )