panel header
MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Maret 2010 | 21:58 wib
Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel
Yerusalem Timur Memanas

Yerusalem, CyberNews. Warga Palestina bentrok dengan polisi di Yerusalem Timur di tengah hubungan kedua pihak yang semakin memanas terkait pembangunan pemukiman Yahudi, Situasi ini diperburuk dengan keputusan Israel membuka kembali sebuah sinagoga di kota tersebut.

Sejumlah warga Palestina membakar ban dan melempar batu ke arah polisi yang bersenjatakan granat kejut. Kerusuhan pecah di beberapa titik, antara lain di Qalandia, kam pengungsi Shu'fat, Wadi al Jouz, al Eisaweyah, Silwan, Ras al Amoud dan di dekat Masjid al Aqsa.

Polisi Israel mengatakan telah mengerahkan 3.000 personil di seluruh kawasan Yerusalem Timur. Saat ini sebagian besar pengunjuk rasa Palestina telah membubarkan diri.

'Hari pembalasan'
Bentrokan ini terjadi ketika hubungan Israel dan Amerika Serikat mengalami gangguan. Utusan AS untuk Timur Tengah George Mitchell menyatakan marah dengan keputusan Israel membangun 1.600 rumah baru di Yerusalem Timur.

Wakil Presiden AS Joe Biden ketika berkunjung ke Israel pekan lalu juga menyatakan tidak setuju dengan langkah Israel ini. Mitchell mengatakan pihaknya masih menunggu jawaban Israel dan mendesak Tel Aviv menunjukkan komitmen untuk memulai kembali perundingan damai. Ia sedianya tiba di Israel hari ini namun kunjungan ditunda.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa kebijakan pembangunan pemukiman Yahudi akan diteruskan dan menambahkan tidak akan ada pengurangan jumlah rumah untuk warga Yahudi di Yerusalem.

Kelompok militan Hamas menyebut Selasa (16/3) ini sebagai 'hari pembalasan' atas keputusan Israel membuka kembali sinagoga Hurva di dekat Masjid al Aqsa.

Gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga menyatakan tidak setuju dengan pembukaan sinagoga yang pernah dua kali dihancurkan ini. "Sinagoga ini hanya akan memicu kekerasan dan menyulut fanatisme dan ektremisme agama," kata Hatem Abdel Qader, juru bicara Fatah untuk urusan Yerusalem.

( BBC / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 239
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 289
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 144
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 299
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 147
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER