
Solo, CyberNews. Rencana revitalisasi Pura Mangkunegaran tampaknya akan berlarut-larut. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kecewa setelah tidak ditanggapinya surat yang dilayangkan terhadap mereka. "Sudah tiga kali kami layangkan surat untuk membahas revitalisasi tapi belum ada jawaban. Pertama surat yang dibuat Sekda, kemudian dari Asisten Pembangunan dan terakhir itu dari saya sudah dikirimkan sejak dua minggu lalu," papar Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK), Yob S Nugroho.
Pemkot pantas kecewa, kata Yob, karena pihak Pura Mangkunegaran dianggap tidak memiliki itikad baik. Padahal di satu sisi dana dari pemerintah pusat senilai Rp 20 miliar telah disiapkan sebagai anggaran revitalisasi. Pihak pemkot sendiri juga telah bertemu dengan Direktur Purbakala untuk membahas rencana revitalisasi itu. "Dana akan turun sekitar April mendatang. Makanya pertemuan dengan mereka (Mangkunegaran) mendesak dilakukan. Eh, kok malah tidak ditanggapi," imbuhnya.
Meskipun begitu pemkot tidak akan berlarut-larut dalam kekecewaannya. Menurut pria berkacamata ini pemkot mengalah dengan berencana menemui langsung pihak Mangkunegaran. "Dari rapat internal, kami memutuskan untuk datang langsung. Seharusnya hari ini akan menemui sekretariat secepatnya. Tapi kalau tidak bisa dalam pekan ini pertemuan harus terlaksana," ujarnya.
Sementara itu Pengageng Kadipaten Keparak Mandapura Pura Mangkunegaran, MNg Supriyanto Waluyo mengaku sudah mengetahui adanya surat tersebut, tapi dirinya tidak berani memutuskan sebelum berkonsultasi dengan pihak-pihak lainnya di Mangkunegaran.
( Gading Persada / CN14 )