
Solo, CyberNews. DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surakarta mentargetkan perolehan suara 23.700 dalam pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Solo 2010
mendatang.
PKS siap menggerakkan kader terbaiknya dari tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan untuk mendulang suara sebanyak itu. Salah satu strategi yang bakal digarap adalah memperkenalkan pasangan cawali/cawawali Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jokowi-Rudy) yang diunggulkan PKS ke seluruh kader dengan menunjukkan track record (rekam jejak) masing- masing pasangan.
Ketua DPD PKS Solo Sugeng Riyanto yang ditemui saat mendampingi Hidayat Nur Wahid dalam acara serap aspirasi dan silaturahmi anggota DPR RI Fraksi PKS massa reses II tahun 2009/2010, Sabtu (13/3) mengatakan, target minimal itu didasarkan pada perolehan suara partainya dalam pemilihan legislatif setahun lalu.
"Jumlah itu (23.700 suara-red) adalah target minimal kami, semoga realisasinya nanti akan lebih dari itu," ucap Sugeng.
Menurutnya, sekitar duapuluhan ribu suara itu akan didapat partainya jika pengenalan pasangan incumbent itu berjalan lancar. Dimana penonjolannya adalah menunjukkan kinerjanya saat menjabat Wali Kota-Wakil Wali Kota Solo 5 tahun lalu. "Hal yang menonjol adalah keduanya terbebas dari persoalan hukum dan masalah lain."
Namun lanjut Sugeng, upaya untuk meyakinkan kader atas pasangan sedikit terhalang, karena calon AD-2 adalah non muslim. Namun hal itu akan serasa ringan jikalau upaya
meyakinkan melalui pendekatan agama dan dukungan kader terbaik PKS seperti Hidayat
Nur Wahid diikutkan.
Sebab, turunnya mantan Ketua Umum PKS ke Solo dengan memberikan dukungan kepada Jokowi Rudy ini bisa memberikan jaminan bahwa pasangan ini memang cocok buat PKS dan Solo ke depan.
Sugeng berharap, target perolehan suara itu bisa dengan mudah diraih dan disumbangkan bagi kewenangan Jokowi-Rudy. Menurutnya dukungan dari partai pendukung pasangan ini seperti dari PDIP, PAN dan partai lainnya juga akan memperkokoh dukungan itu.
( Budi Sarmun S / CN13 )