panel header
NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
12 Maret 2010 | 10:59 wib
Jenazah Pengawal Dulmatin Belum Dijemput Pihak Keluarga
image

Jakarta, Cybernews. Jenazah Ridwan dan Hasan Noor, dua pengawal Dulmatin yang tewas dalam penggerebekan teroris di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang, hingga saat ini masih berada di RS POlri Kramat Jati, Jakarta Timur. Belum ada pihak keluarga yang mengkonfirmasi hendak membawa kedua jenazah tersebut.

Kedua jenazah saat sejak Selasa (9/3) lalu berada di ruang jenazah rumah sakit, dengan penjagaan ketat dari sejumlah aparat kepolisian. Hari ini, sebanyak 15 anggota kepolisian berjaga di depan pintu ruang jenazah.

Saat ini tim forensik dari Mabes Polri tengah melakukan identifikasi lanjutan kedua jenazah untuk melengkapi administrasi. Sejak pukul 09.17 pagi tadi, tim forensik datang dengan mengendarai mobil ambulans milik Mabes Polri, yang hingga berita ini diturunkan, ambulans tersebut masih terparkir di depan ruang jenazah.

Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Polisi Budi Siswanto kepada wartawan menyatakan, pihaknya akan segera menyiapkan segala keperluan administrasi bila keluarga kedua teroris hendak menjemput jenazah. "Jika penyidik sudah menyerahkan laporan, kami akan segera siapkan," ujarnya, Jumat (12/3).

Ridwan dan Hasan Noor merupakan pengawal gembong teroris Dulmatin yang paling dicari aparat kepolisian Amerika Serikat dan Filipina. Keduanya tertembak saat mengendarai sepeda motor, mencoba menghindari kejaran petugas Densus 88 yang tengah melakukan penyergapan di kawasan Pamulang, Tangerang, pada Selasa, 9 Maret 2010.

( Farodlilah , Elshinta / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
08 Februari 2012 | 15:28 wib
Dibaca: 20
image
08 Februari 2012 | 15:17 wib
Dibaca: 42
08 Februari 2012 | 15:07 wib
Dibaca: 27
08 Februari 2012 | 14:52 wib
Dibaca: 34
08 Februari 2012 | 14:40 wib
Dibaca: 65
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER