
Pemalang, CyberNews. Keluarga Dulmatin di Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan Pemalang memasang spanduk sebagai bentuk penyambutan kedatangan jenazah Dulmatin.
Menurut salah seorang warga Munir (40), spanduk tersebut dipasang sebagai wujud Dulmatin meninggal bukan karena sebagai teroris, melainkan meninggal karena jihad.
Menurut dia, selama dalam proses menunggu kedatangan jenazah tidak dilakukan acara tahlilan. Hal itu sesuai tradisi yang selama ini
diterapkan masyarakat setempat.
Sesuai rencana, jenazah akan di makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Loning, Kecamatan Petarukan yang berjarak dari rumah duka sekitar tiga kilometer.
Munir mengemukakan, keluarga maupun warga sekitar mengetahui tentang kematian Dulmatin dari televisi. Ketika menerima informasi dari
keluarga juga tidak ada yang shock dan setengah tidak mempercaya berita
tersebut. Pasalnya, selama ini Dulmatin sering dikabarkan tertangkap maupun meninggal.