
Rembang, CyberNews. Persoalan sepele dalam keluarga jika tak cepat diselesaikan bisa saja merembat kemana-mana. Api dendam yang terus dipendam, bisa meledak hingga berujung pada perkelahian. Itulah yang dialami kakak beradik Ngasri (45) dan Suwarti (38), warga Desa Lemah Putih, Kecamatan Sedan.
Tragisnya, sang adik tega membacok kakak kandungnya tersebut, lantaran kesal bibit jatinya banyak yang patah. Hingga siang ini (10/3), korban masih dirawat intensif di Ruang Bugenvil RSU R.Soetrasno Rembang, karena menderita luka cukup parah di lengan kirinya.
Menurut pengakuan Diyono (47), suami korban, Suwarti Selasa (9/10) sore, tiba-tiba datang ke rumahnya. Dengan nada tinggi, ia menuduh Ngasri telah merusak bibit jati yang telah disemainya. Korban pun digelandang ke tempat persemaian jati milik Suwarti.
Saat itu, lanjut dia, korban pun menurut saja. Khawatir terjadi apa-apa, Diyono ikut menemani istrinya ke lahan persemaian jati milik Suwarti. Tak dinyana, ditengah perjalanan, tersangka tiba-tiba mendorong tubuh korban hingga hampir jatuh. “Saat itulah sabit yang dipegang Suwarti langsung mengayun ke lengan kiri istri saya,” kata Diyono, ditemui saat menunggui istrinya di RS R.Soetrasno, Selasa malam (9/3).
“Karena darah yang keluar banyak sekali, saya langsung larikan istri saya ke Puskesmas di Sedan dan kemudian dirujuk ke rumah sakit ini,” lanjut Diyono.
( Saiful Annas / CN14 )